Site icon PUSKESMAS BARENG

LEPTOSPIROSIS

APA PENYAKIT LEPTOSPIROSIS ITU?

Leptospirosis atau disebut juga penyakit “kencing tikus” adalah suatu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis), yang disebabkan oleh kuman leptospira. Leptospira hidup di dalam ginjal hewan pejamu (inang) dan dikeluarkan melalui air kencingnya saat berkemih. Hewan pejamu tersebut antara lain tikus, babi, lembu, domba, kucing, anjing, maupun hewan pengerat lainnya.

BAGAIMANA CARA PENULARANNYA?

  1. Penularan langsung : terjadi kontak langsung dari hewan yang mengandung leptospira kepada manusia, misalnya peternak, dokter hewan,dsb.
  2. Penularan tidak langsung : terjadi melalui makanan, minuman, air atau tanah yang tercemar air kencing hewan yang mengandung leptospira. Ini sering terjadi pada saat banjir, di selokan atau sungai, danau yang tercemar. Bisa jg terjadi karena mengonsumsi makanan yg terkontaminasi leptospira. Hati2 bila menyimpan makanan/ minuman di gudang.

Leptospira masuk ke dalam tubuh manusia melalui : kulit yang luka, selaput lendir mata, mulut, saluran pernapasan.

APA GEJALANYA ?

Masa inkubasi antara 2-26 hari (rata-rata 10 hari)

BAGAIMANA CARA DIAGNOSISNYA?

Yaitu dengan adanya gejala klinis dan laboratorium serologi untuk mengetahui adanya antibodi thd Leptospira & kultur darah / kencing ( waktu lama )

BAGAIMANA PENGOBATANNYA?

Penderita Leptospirosis sebaiknya menjalani rawat inap di RS. Pengobatan dengan pemberian antibiotik tablet / suntikan sesuai petunjuk dokter.

BAGAIMANA PENCEGAHANNYA?

Kuman Leptospira dapat bertahan hidup selama beberapa minggu di air yang tidak bergerak.

Leptospira bukan penyakit ganas. Obatnya mudah di dapat dan murah. Namun bila tidak segera/ terlambat di obati bisa menimbulkan kematian.

Exit mobile version